
Senin, 25 Agustus 2025
Pengurus Pusat Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) melalui Pengurus Daerah AsDI Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Asuhan Gizi dan Dietetik ke 9 dengan tajuk "National Dietitian Workshop 2025" di salah satu hotel terbesar di kota Malang, Jawa Timur dari tanggal 21 sampai 23 Agustus 2025. PAGD ke 9 bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas dietisien di Indonesia dalam memberikan pelayanan gizi. PAGD ke 9 kali ini diikuti ratusan dietisien dari berbagai provinsi. Sebanyak 26 provinsi mengirimkan dietisiennya untuk mengikuti PAGD ke 9 ini. Dari Provinsi ujung barat yaitu Aceh, sampai Provinsi di bagian timur Indonesia yaitu Maluku, mengirimkan dietisiennya. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan jumlah 130 dietisien.

Pembukaan acara dimeriahkan tampilan reog Ponorogo yang merupakan salah satu kesenian khas Jawa Timur yang menggambarkan semangat serta keteguhan dalam menjalani kehidupan. Acara selanjutnya adalah laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah AsDI Jawa Timur, Unjiati, SKM, M.Kes, RD yang menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan rekan sejawat dan partner seiring sejalan untuk menyukseskan kegiatan PAGD ke 9 kali ini. PAGD ini merupakan PAGD kedua yang di selenggarakan di Jawa Timur, dimana sebelumnya pada tahun 2012 pernah diselenggarakan PAGD di Surabaya. Setelah laporan kegiatan dari Ketua PD AsDI Jawa Timur, dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pengurus Pusat AsDI, Fitri Hudayani, S.ST, S.Gz, MKM,RD serta diakhiri oleh sambutan dari Ketua Pengurus Pusat PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Ir Doddy Iswardi, BSc, MA,PhD.
Setelah pembukaan yang semarak, acara dilanjutkan dengan kegiatan Pleno yang menghadirkan sosok sosok berpengalaman dalam bidang gizi dan dietetik baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Paparan dari mereka tentunya dapat semakin menyadarkan dan menambah semangat terhadap peran dietisien dalam memberikan pelayanan terbaiknya. Saat rehat pleno, diisi kunjungan ke booth para partner yang mendukung kegiatan PAGD ke 9. Ada 12 Partner dan 2 UMKM yang ikut mendukung kegiatan ini. Dalam setiap kunjungan di booth, dietisien mendapat informasi produk yang dapat mendukung pelayanan gizi serta tak lupa terdapat cinderamata untuk mendekatkan hubungan keakraban yang selama ini terjalin.
Pada keesokan harinya para dietisien mengikuti workshop di 11 kelas peminatan yaitu ;
- CHMNP (Certified Hospital Nutrition Management Professional
- CCNCP (Cerfitfied Clinical Nutrition Care Professional)
- Food Safety
- ICU
- DM
- Ginjal
- Stroke
- Digestive
- Nutrigenetic
- Kanker
- PICU / NICU
Keunikan dari PAGD Ke 9 kali ini dibandingkan dengan PAGD sebelumnya adalah adanya kolaborasi antara AsDI dengan KARS (komite Akreditasi Rumah Sakit) yang bertujuan untuk memastikan pelayanan gizi di rumah sakit merupakan pelayanan yang terstandar dan terakreditasi.
link :https://www.youtube.com/watch?v=8TRv-zxpTLI&pp=ygUgbmF0aW9uYWwgZGlldGl0aWFuIHdvcmtzaG9wIDIwMjU%3D
-n3n-


Gebyar Perayaan Hari Gizi Nasional di Jawa Timur tahun 2024 dilaksanakan di kota Pasuruan. Gebyar perayaan HGN Ke 64 di Pasuruan dibuka oleh Pj Bupati Pasuruan, Bapak Dr. Andriyanto, SH, M.Kes. Beliau memberi wejangan kepada para ahli gizi khususnya di Jawa Timur untuk inovatif dalam penanganan kasus stunting yang saat ini menjadi perhatian nasional.
Ibu Unjiati,SKM,M.Kes,RD, selaku ketua PD AsDI Jawa Timur periode 2023 – 2028 menyampaikan optimisme terhadap profesionalisme dietisien. Untuk menjaga profesionalisme tersebut maka para dietisien diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam melayani klien nya. Salah satu bentuk upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan tersebut maka PD AsDI Jawa Timur akan aktif melakukan temu ilmiah. Kegiatan temu ilmiah PD AsDI Jawa Timur akan disinergikan dengan 7 korwil yang ada yaitu, Surabaya, Malang, Jember, Madiun, Bojonegoro, Tuban, dan Madura.
Pada hari itu, selain dilakukan pelantikan Pengurus Daerah AsDI Jawa Timur, juga dilakukan presentasi peserta lomba asuhan gizi tentang efektifitas protein terhidrolisat terhadap penanganan pasien. Lomba ini diikuti 33 tim dari berbagai Rumah Sakit di Jawa Timur. Dari 33 tim, terpilih 5 tim nominasi pemenang yaitu 2 tim dari RSUD Dr Soeomo Surabaya, 1 tim dari RSUD Haji Surabaya, 1 tim dari RSSA Malang, dan 1 tim dari RSD Dr Soebandi Jember.
