
Obesitas anak usia 5-19 tahun meningkat 10 kali lipat dalam 4 dekade di Indonesia yaitu tahun 1975 ke tahun 2016.
Sehingga menyebabkan semakin tinggi resiko kondisi obesitas pada remaja ini menetap sampai usia dewasa. Selain itu obesitas juga memiliki dampak lain yaitu kerentanan terhadap penyakit jantung, stroke, diabetes yipe 2 dan penyakit tidak menular lainnya. Selain itu, perlu dipertimbangkan psikologis anak yang kegemukan yang menyebabkan mereka sulit beraktifitas, sesak, dan dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri pada anak.
Sangat diperlukan karena jika kondisi obesitas saat remaja dibiarkan maka kondisi nya akan menetap sampai usia dewasa dan akan memberikan banyak dampak negative yang sudah dijelaskan diawal. Dampak negative tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri tapi juga memberikan dampak kerugian terhadap negara.
