
Penghujung Oktober 2023. Kembali perwakilan AsDI Jawa Timur menyampaikan pesan pesan gizi pada acara Lontong Balap yang diudarakan oleh RRI Pro 4 FM Surabaya. Kali ini, Arif Kresna Setiadi, S.Gz seorang dietisien dari RS M. Soewandhi Surabaya menyampaikan pesan mengenai obesitas.
Obesitas saat ini menjadi masalah gizi karena mempunyai dampak terhadap kejadian penyakit degeneratif. Pencegahan obesitas harus dimulai sejak dini karena berkaitan dengan sel-sel manusia. Seseorang yang sejak kecil sudah kegemukan dan dalam perjalanan hidupnya tidak mengontrol berat badannya maka akan lebih mudah menjadi obesitas. Disampaikan juga bahwa saat ini prevalensi obesitas pada wanita lebih tinggi dibandingkan pada laki-laki.
Mas Kresna, begitu beliau biasa dipanggil oleh rekan rekan AsDI Jawa Timur, menyampaikan juga kepada masyarakat bahwa untuk mencegah terjadinya obesitas maka seseorang harus menyeimbangkan jumlah konsumsi yang masuk dengan pengeluaran energi. Teknik pemantauan status gizi seperti pengukuran Index Massa Tubuh (IMT) dan lingkar perut menjadi sebuah alat yang mudah dilakukan oleh masyarakat untuk mengukur keadaan status gizi. Disampaikan juga bahwa jika masyarakat ingin berkonsultasi agar tidak jatuh dalam keadaan obesitas maka disarankan untuk berkonsultasi di poli gizi yang ada di seluruh rumah sakit.
Animo masyarakat yang mendengarkan acara tersebut sangat tinggi yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan tentang penanganan obesitas pada seseorang mulai dari balita sampai pada lansia. Seorang nenek yang cemas terhadap kegemukan cucunya diberikan saran saran agar sang cucu kelak tidak jatuh dalam status obesitas. Seorang bapak yang suka begadang bersama rekan rekannya diingatkan tentang kemungkinan terjadi asupan makanan yang berlebih yang dapat berakibat terjadinya obesitas di masa depan. Begitu pun seorang kakek berusia 74 tahun yang diingatkan tentang keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi untuk dapat menjaga keadaan status gizi yang normal.
Acara kali ini sangat hangat dan akrab sehingga tak terasa waktu 1 jam berjalan begitu cepat. Pada akhir acara, mas Kresna menyampaikan terima kasih kepada RRI dan masyarakat atas kesempatan dan antusias yang diberikan selama bincang bincang tentang obesitas. Diingatkan kembali kepada para pendengar agar dapat mengontrol status gizi dengan cara yang mudah seperti pengukuran Index Massa Tubuh dan lingkar perut serta diingatkan tentang jumlah energi yang masuk dan energi yang dikeluarkan. Semoga, tips yang diberikan dapat berguna bagi masyarakat agar dapat mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.
-N3N-
