
SURABAYA (mediasurabayarek.com) – Temu ilmiah dietetik (TID) AsDI (Asosiasi Dietisen Indonesia) Jawa-Timur (Jatim) mengusung tema "Perioperatif Pasien Bedah Syaraf dan Pengurusan STR Dietisien diselenggarakan di Surabaya, Sabtu (9/9).
Kegiatan rutin tiga bulan sekali ini, dihadiri 160 peserta yang terdiri dari anggota AsDI dan panitia yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan rasa percaya diri dari petugas atau ahli gizi.
Ketua AsDI Jatim, Purwaningsih menyatakan, agenda acara rutin setiap tiga bulan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi ahli gizi di rumah sakit.
"Untuk topiknya ada bermacam-macam, bisa tentang gizi keluarga, pengobatan pasien, manajeman pelayanan, penyediaan makanan rumah sakit maupun konseling. Kita memberikan edukasi pasien tentang diet,” katanya.
Tahun ini yang diperjuangkan AsDIN adalah untuk merekomended dietisen, yang ditunjang pelayanan gizi dietesien, konseling gizi, penyediaan makanan, penelitian dan pelayanan masyarakat.
Hingga saat ini, kata Purwaningsih, anggota AsDI sekitar 200 hingga 300 orang di Jatim. “Ahli diet masih kurang sekarang ini. Apalagi pemerintah tidak ada penerimaan pegawai," cetus Purwaningsih. (http://www.mediasurabayarek.com)
